Hukum Air Mani Yang Meragukan


Air Mani Yang Meragukan
Pertanyaan : Ada seorang wanita, yang mana ia telah usai melakukan jima’ atau hubungan badan dengan suaminya, beberapa saat kemudian ia melakukan mandi besar (janabat). Setelah mandi besar, ia malah mengeluarkan mani, akan tetapi ia tidak tahu dan ragu - ragu perihal mani tersebut, apakah yang keluar itu mani nya sendiri atau mani si suaminya.
Dalam hal ini apakah si wanita tersebut wajib mengulangi mandinya?
Jawaban : Wajib mengulangi mandinya jika wanita tersebut ketika melakukan jima’ atau hubungan badan dalam keadaan terangsang. Dan Tidak wajib mengulangi mandi nya jika ia ketika jima’ atau berhubungan badan dengan suaminya tidak dalam keadaan terangsang.

فاِنْ قاضتْ شهوتها حال الوطء بِاَنْ كَانتْ بالغة مختارة مستيقظة وجبت عليها اِعادة الغسل لأنّ الظاهر منيها معا لِاختلاطهما -الى ان قال- وان لم تقضها شهوتها بِاَنْ لم تكن لها شهوة أصلا كصغيرة أو لها شهوة و لم تقضها كنائمة و مكرهة لم يجب عليها اعادةها . اه
كاشفة السجا  ص  22

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel